Vote

Bagaimana pelayanan petugas kami saat anda mengajukan perkara ke Pengadilan ?
Total 343 Responden.
Terima Kasih atas partisipasi Anda

Link Website Terkait

Visi, Misi dan Tujuan

Update : Tue, 22-Aug-2017 14:06:08

Logo PA Unaaha 
 
 
 

A. VISI DAN MISI

VISI

Bahwa Negara Republik Indonesia, sebagai Negara hukum yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, bertujuan untuk mewujudkan tata kehidupan bangsa yang sejahtera, aman, tentram dan tertib
Untuk mewujudkan tata kehidupan tersebut dan menjamin persamaan kedudukan warga Negara dalam hukum diperlukan upaya untuk menegakkan keadilan,kebenaran,ketertiban dan kepastian hukum yang mampu memberikan pengayoman kepada masyarakat.

Salah satu upaya untuk menegakkan keadilan,kebenaran,ketertiban,dan kepastian hukum tersebut, adalah melalui Peradilan Agama, namun persoalan-persoalan yang dihadapi Peradilan Agama dalam rangka upaya tersebut semakin bertambah rumit dan kompleks seiring semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.

Oleh karena itu untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut, maka Peradilan Agama harus menjadi pengadilan yang modern, independen, bertanggung jawab, kredibel, menjunjung tinggi hukum dan keadilan.
Bertitik tolak dari hal tersebut di atas, maka visi Pengadilan Agama Unaaha yang ditetapkan adalah:

“Terwujudnya Badan Peradilan Agama Yang Agung”

Visi adalah suatu gambaran menantang tentang masa depan yang berisikan cita atau bahkan tuluan hukum (rechtsidea) yang ingin diwujudkan. Vlsi berkaitan dengan pandangan ke depan yang menyangkut ke mana Peradilan Agama Sulawesi Tenggara akan dibawa dan diarahkan dapat berkarya secara konsisten, tetap eksis, antisipatif, inovatif dan dibutuhkan (needed) oleh masyarakat.

MISI

Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan.
Misi yang telah ditetapkan untuk mencapai visi tersebut di atas adalah:

  1. MENJAGA KEMANDIRIAN BADAN PERADILAN AGAMA
  2. MEMBERIKAN PELAYAN HUKUM YANG BERKEADILAN PADA PENCARI KEADILAN
  3. MENINGKATKAN KUALITAS KEPEMIMPINAN BADAN PERADILAN
  4. MENINGKATKAN KREDIBILITAS DAN TRANSPARANSI BADAN PERADILAN

Penjelasan Makna Misi:
Misi Pertama : MENJAGA KEMANDIRIAN BADAN PERADILAN AGAMA.
Yang dimaksud dengan kemandirian Pengadilan Agama Unaaha, adalah pengadilan agama unaaha dalam menyelenggarakan kekuasaan kehakiman bebas dari campur tangan oleh pihak lain.
Kemandirian Pengadilan Agama Unaaha bermakna mampu bertindak sendiri tanpa bantuan pihak lain, artinya bebas dari campur tangan siapapun dan bebas dari pengaruh apapun.
Pengadilan Agama Unaaha dalam menjalankan fungsinya harus secara mandiri dan bebas dari pengaruh, tekanan, ancaman, bujukan, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung dan pihak manapun, sehingga bebas dari KKN.

Misi Kedua : MEMBERIKAN PELAYAN HUKUM YANG BERKEADILAN PADA PENCARI KEADILAN.
Mengandung makna bahwa pelayanan hukum yang dilakukan oleh peradilan, harus menjunjung tinggi rasa keadilan dengan azas pelayanan yang cepat, sederhana, dan biaya ringan.
Dengan demikian pelayanan peradilan kepada masyarakat dapat diberikan secara mudah dan tidak diskriminatif.
Untuk mewujudkan hal tersebut perlu adanya upaya peningkatan kualitas pelayanan dengan SDM yang proporsional dan profesional serta tersedianya sarana dan prasarana di seluruh Desa dan Kecamatan.
Dengan demikian, apatisme masyarakat terhadap peradilan yang selalu menganggap bahwa berproses ke pengadilan akan selalu lama, berbelit-belit, memakan biaya yang mahal, diskriminatif, sudah tertepis dengan misi tersebut.

Misi Ketiga : MENINGKATKAN KUALITAS KEPEMIMPINAN BADAN PERADILAN.
Yang dimaksudkan agar pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan program kerja dari perundang-undangan yang berlaku.
Oleh karena itu, pembinaan dan pengawasan perlu terus dibangun dan digalakkan, sehingga aparatur pengadilan agama unaaha menjadi lebih proporsional dan profesional dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Misi Keempat : MENINGKATKAN KREDIBILITAS DAN TRANSPARANSI BADAN PERADILAN, mengandung makna bahwa tugas dan fungsi Pengadilan Agama Unaaha harus dilaksanakan secara akuntabilitas dan transparan.
Akuntabilitas artinya suatu bentuk kinerja yang dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sedang transparan artinya, bersifat terbuka, mudah dan dapat diakses oleh semua pihak yang membutuhkan.
Dengan demikian keluhan masyarakat semakin diminimalisir, kepercayaan masyarakat terhadap kinerja peradilan semakin tinggi, sehingga kredibilitas Peradilan Agama semakin meningkat.

B. TUJUAN

  1. Terwujudnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan melalui proses  peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel
  2. Terwujudnya penyederhanaan proses penanganan perkara melalui pemanfaatan teknologi informasi
  3. Terwujudnya peningkatan akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan
  4. Terwujudnya pelayanan prima bagi masyarakat pencari keadilan.

C. SASARAN UTAMA

  1. Proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel
  2. Akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan
  3. Penyederhanaan proses penanganan perkara melalui pemanfaatan teknologi informasi
  4. Pelaksanaan pengawasan kinerja aparat peradilan secara optimal baik internal maupun eksternal
  5. Sistem manajemen informasi yang terintegrasi dan menunjang sistem peradilan yang sederhana, transparan dan akuntabel
  6. Peningkatan Kompetensi dan Integritas SDM lembaga peradilan berdasarkan parameter obyektif
  7. Meningkatnya pengelolaan manajerial lembaga peradilan secara akuntabel, efektif dan efisien.